Labels

Fathanah | Fathonah

“Dan takutlah terhadap doa orang yang terzalimi, karena antara dia dan Allah tidak ada hijab (pembatas yang menghalangi)nya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Di antara tanda besarnya kasih sayangnya orang tua terhadap kita ialah diberikan nama yang bagus, sehingga kalau dipanggil akan menjadi doa. Termasuk diberikan nama dari sifat Nabi, yaitu fathanah. yang artinya bijaksana dan cerdas.  

Seharusnya, sifat itu bersemayam di dalam hati, sehingga senantiasa memancar dalam setiap perilaku kita sebagai pengikut Nabi.  Namun sayangnya, sebahagian kita bukan tidak berterimakasih atas kebaikan dan harapan orang tua, tetapi juga menunjukkan perilaku yang bertentangan dengan ajakan Rasulullah SAW.

Banyak di antara kita yang telah menyatakan diri pengikut Nabi, bukan hanya tidak bijak dalam bergaul dalam hidup ini, tetapi juga menimbulkan aniaya terhadap orang lain.  Bahkan perilaku jahat demikian disengajakan, agar orang lain tersiksa, tersudut, merugi, atau bahkan tercerabut hak-hak hidupnya. 

Sungguh itu suatu perilaku makhluk yang tak berakal, seperti binatang, yang hanya memikirkan diri sendiri; tak mau memikirkan sedikitpun nasib orang lain yang terzalimi.   

Padahal orang yang teraniaya, terzalimi, dan sejenisnya, dijanjikan hak yang istimewa.  Doanya sangat mudah dikabulkan Allah.  Tidak ada hijab atau tabir yang menghalanginya, seandainya ia memohon lindungan Allah dengan berdoa.

Sifat Kepribadian Utama

Sifat kepribadian utama yang memengaruhi perilaku organisasi

Evaluasi inti diri

Evaluasi inti diri adalah tingkat di mana individu menyukai atau tidak menyukai diri mereka sendiri, apakah mereka menganggap diri mereka cakap dan efektif, dan apakah mereka merasa memegang kendali atau tidak berdaya atas lingkungan mereka. Evaluasi inti diri seorang individu ditentukan oleh dua elemen utama: harga diri dan lokus kendali. Harga diri didefinisikan sebagai tingkat menyukai diri sendiri dan tingkat sampai mana individu menganggap diri mereka berharga atau tidak berharga sebagai seorang manusia.

Machiavellianisme

Machiavellianisme adalah tingkat di mana seorang individu pragmatis, mempertahankan jarak emosional, dan yakin bahwa hasil lebih penting daripada proses. Karakteristik kepribadian Machiavellianisme berasal dari nama Niccolo Machiavelli, penulis pada abad keenam belas yang menulis tentang cara mendapatkan dan menggunakan kekuasaan.

Narsisisme

Narsisisme adalah kecenderungan menjadi arogan, mempunyai rasa kepentingan diri yang berlebihan, membutuhkan pengakuan berlebih, dan mengutamakan diri sendiri. Sebuah penelitian mengungkap bahwa ketika individu narsisis berpikir mereka adalah pemimpin yang lebih baik bila dibandingkan dengan rekan-rekan mereka, atasan mereka sebenarnya menilai mereka sebagai pemimpin yang lebih buruk.

Individu narsisis seringkali ingin mendapatkan pengakuan dari individu lain dan penguatan atas keunggulan mereka sehingga individu narsisis cenderung memandang rendah dnegan berbicara kasar kepada individu yang mengancam mereka. Individu narsisis juga cenderung egois dan eksploitif, dan acap kali memanfaatkan sikap yang dimiliki individu lain untuk keuntungannya.

Pemantauan diri

Pemantauan diri adalah kemampuan seseorang untuk menyesuaikan perilakunya dengan faktor situasional eksternal. Individu dengan tingkat pemantauan diri yang tinggi menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam menyesuaikan perilaku dengan faktor-faktor situasional eksternal. Bukti menunjukkan bahwa individu dengan tingkat pemantauan diri yang tinggi cenderung lebih memerhatikan perilaku individu lain dan pandai menyesuaikan diri bila dibandingkan dengan individu yang memiliki tingkat pemantauan diri yang rendah.

Kepribadian tipe A

Donald Trump adalah individu berkepribadian tipe A.

Kepribadian tipe A adalah keterlibatan secara agresif dalam perjuangan terus-menerus untuk mencapai lebih banyak dalam waktu yang lebih sedikit dan melawan upaya-upaya yang menentang dari orang atau hal lain. Dalam kultur Amerika Utara, karakteristik ini cenderung dihargai dan dikaitkan secara positif dengan ambisi dan perolehan barang-barang material yang berhasil. 

Karakteristik tipe A adalah :

Selalu bergerak, berjalan, dan makan cepat;
Merasa tidak sabaran;
Berusaha keras untuk melakukan atau memikirkan dua hal pada saat yang bersamaan;
Tidak dapat menikmati waktu luang;
Terobsesi dengan angka-angka, mengukur keberhasilan dalam bentuk jumlah hal yang bisa mereka peroleh.

Kepribadian proaktif

Kepribadian proaktif adalah sikap yang cenderung oportunis, berinisiatif, berani bertindak, dan tekun hingga berhasil mencapai perubahan yang berarti. Pribadi proaktif menciptakan perubahan positif daalam lingkungan tanpa memedulikan batasan atau halangan